Senin, 22 Desember 2014

Awas, Misionaris Ada di sekitar kita !


Sorry bagi temen-temen gue yang nonis, dan tulisan ini gak pure dari gue, tapi juga di ambil dari beberapa sumber. Oke, check it out !

Beberapa bulan terakhir ini, umat muslim dikejutkan dengan sebuah video mengenai upaya kristenisasi di ibu kota DKI Jakarta beredar melalui situs berbagi video, Youtube.  Dalam video bertajuk 'Spesial: Kristenisasi Terselubung di Car Free Day Jakarta', diperlihatkan sederet upaya sebuah komunitas melakukan gerakan kristenisasi terselubung di dalam rangkaian CFD, 2 November. 
Yang dinamakan kristenisasi ialah mengkristenkan orang atau membuat seseorang memeluk agama Kristen. Arti kata-kata itu menurut istilah ialah mengkristenkan orang secara besar-besaran dengan segala daya upaya yang mungkin agar supaya adat dan pergaulan dalam masyarakat mencerminkan ajaran agama Kristen. Masyarakat yang demikian akan lebih melancarkan tersiar luasnya agama Kristen. Akhirnya, kehidupan rohani dan sosial penduduk diatur dan berpusat ke gereja.Kristenisasi tidak hanya dilancarkan terhadap orang-orang yang belum memeluk agama atau mereka yang memeluk agama animisme saja, tetapi juga ditujukan terhadap orang yang telah memeluk agama Islam. Pengkristenan dipercayai sebagai satu tugas suci yang dalam keadaan bagaimanapun tidak boleh ditinggalkan. Mengkristenkan orang dianggap sebagai membawa kembali anak-anak domba yang tersesat, dibawa kembali kepada induknya. Manusia-manusia sebagai anak domba akan dibawa kepada kerajaan Allah.Allah swt berfirman:Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan rela kepadamu (Muhammad) sebelum engkau mengikuti agama mereka.  Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah Itulah petunjuk (yang benar)”. dan Sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (QS. al-Baqarah [2]: 120)Didalam Tafsir al-qurtubi oleh muhammad bin ahmad al-anshari al-qurtubi, Ada 2 (dua) hal dalam pengertian ayat ini:Pertama, Tujuan mereka (Yahudi Nasrani)--Wahai Muhammad-- bukanlah (mengeluarkan) ayat-ayat yang mereka usulkan agar mereka beriman. Bahkan, seandainya engkau datangkan ayat-ayat yang mereka minta niscaya mereka tetap tidak akan rela padamu. Yang mereka inginkan hanyalah agar engkau dan pengikutmu meninggalkan Islam.
Kedua, sekelompok ulama seperti Imam Syafi'i, Abu Hanifah, Dawud, Ahmad bin Hanbal berpendapat bahwa orang kafir itu aga manya satu karena firman Allah "ملتهم". Dan karena firman Allah "لكم دينكم ولي دين" (bagimu agamamu bagiku agamaku). Dan karena ada hadits Nabi yang artinya "Tidak saling mewarisi keluarga dua agama" yaitu Islam dan kafir. Dengan dalil sabda Nabi "Orang Islam tidak boleh mewarisi pada orang kafir." Imam Malik dan Imam Ahmad dalam riwayat lain berpendapat bahwa di luar Islam terdapat banyak agama. Karena itu maka orang Yahudi tidak dapat mewariskan pada orang Nasrani dan keduanya tidak dapat mewariskan harta pada orang Majusi. Adapun kata "ملتهم" itu bermakna banyak karena di-idhafahkan pada jamak.Kristenisasi adalah usaha internasional, artinya mereka bermaksud menyebarkan agama Kristen ke seluruh dunia. Dapat diakui bahwa ini adalah mutlak hak asasi mereka, sebagaimana orang Muslimin-pun mempunyai tugas menyiarkan Islam ke seluruh dunia. Namun demikian memang perlu sama-sama disadari perlunya suatu garis pengamanan yang dapat menghindarkan terjadinya pergesekan dan perselisihan, sehingga masing-masing pemeluk agama tertentu tidak merasa cemas untuk dipaksa atau dibujuk atau diusahakan pindahnya kepada agama lain. Garis ini harus jelas dan ditaati terutama oleh para pemeluk agama yang telah disahkan oleh Negara Republik Indonesia seperti misalnya agama Islam dan Kristen (Masehi).Pada tanggal 30 November 1967 Pemerintah mengadakan Musyawarah Antar Agama bertempat di gedung Dewan Pertimbangan Agung Jakarta, dengan maksud antara lain untuk membina saling pengertian dan saling toleransi antara pemeluk-pemeluk agama terutama Islam dan Masehi. Dalam sambutan tertulis Jenderal Soeharto pada waktu itu, Pejabat Presiden Republik Indonesia, menyatakan keprihatinannya atas kenyataan bahwa penyiaran agama masih dilakukan orang terhadap mereka yang telah memeluk agama tertentu. Dijiwai oleh sambutan Pejabat Presiden itu maka pihak umat Islam mengusulkan rumusan persetujuan, yaitu: rakyat yang telah beragama jangan dijadikan sasaran penyebaran agama lain. Secara umum menurut Lukman Hakiem, konsep dan tujuan kegiatan kristenisasi adalah sebagai berikut:Mengurangi Jumlah Umat Islam di Indonesia
Sesuai dengan data statistik kaum Kristen di Indonesia berjumlah 7 juta. Rencana kaum Kristen adalah populasi kaum Kristen harus sama dengan jumlah umat Islam dalam waktu 50 tahun. Untuk mencapai tujuan tsb gereja-gereja Indonesia harus memberikan instruksi kepada semua kaum Kristen sbb:

  • Propaganda pembatasan kelahiran dan keluarga berencana bagi orang muslim harus sangat intensif dilakukan dan didorong dg berbagai cara. Di wilayah muslim, plakat berisi slogan dan nasehat untuk KB dan pembatasan kelahiran harus ditempel dimana-mana utk mengingatkan orang muslim dan mempraktekkan hal tsb. Tapi di wilayah Kristen propaganda ini harus harus secara ketat dilarang. Oleh karena itu, utk mencapai tujuan ini 75% dari seluruh dokter dan perawat  diseluruh rumah sakit harus orang Kristen dan mereka harus diberi kuasa mutlak utk mengelola alat kontrasepsi bagi orang muslim. 

  • Keinginan orang Kristen utk mempunyai anak banyak harus dibantu dan bagi mereka yg miskin harus diberi fasilitas baik secara materiil ataupun moril. Kita harus memberi kesempatan kerja diseluruh Indonesia bagi orang-orang Kristen dan menolak atau membatasi secara ketat kesempatan bagi orang Islam.

Rencana Kristenisasi di Bidang Ekonomi.Kaum Kristen saling membantu satu sama lain dan bersikap cukup dermawan. . Dan orang-orang Kristen yang kaya harus membantu misi-misi kristenisasi yg dilakukan oleh Dewan Gereja Indonesia di Jakarta. Dana ini dibutuhkan utk memperbaiki kondisi sosial dari orang Kristen di Indonesia dan utk meyakinkan bahwa kristenisasi telah berjalan begitu jauh. Menurut statistik, lebih dari 60% keseimbangan kekuatan intern telah berada pada kaum Kristen utk menyangga dan melindungi keseimbangan kekuatan yg menguntungkan di masa yang akan datang.

Rencana Kristenisasi di Bidang InformasiInformasi merupakan persenjataan yg paling tajam utk mengontrol umat Islam. Dengan propaganda/informasi, masyarakat dapat  mulai meremehkan atau menganggap kecil umat Islam dan menggiringnya agar menjadi tak berarti dalam kancah nasional. Kita harus tahu bahwa suratkabar, radio, dan TV selalu menulis, dan menyiarkan kejadian-kejadian sedemikian rupa utk memberi kesan buruk tentang Islam dan umatnya serta utk menciptakan pertikaian diantara mereka. Slogan merekaa adalah "Bikin orang Islam berkelahi satu sama lain dan pecah satu sama lain, kontrol dan kendalikan kehidupan mereka". Semua koran dan media cetak di Indonesia ada di pihak mereka dan harus digantikan sebaik-baiknya utk menyebarkan propaganda agar persatuan umat Islam terpecah belah.

Kristenisasi dalam politik

Kaum misionaris berusaha untuk lahirnya undang-undang ataupun peraturan atau tindakan dan sikap penguasa, yang memberi kesempatan lebih banyak lagi bagi tersiarnya agama itu atau menguntungkan bagi agama itu. Apabila penyebaran dalam masyarakat telah berhasil dan dalam bidang politik berhasil pula, maka terbukalah jalan yang selebar-lebarnya untuk menjadikan keseluruhan masyarakat bernapaskan Kristen, sehingga diharapkan dengan cepat umat Kristen akan menjadi mayoritas, seperti umpamanya kejadian di Pilipina, yang sekarang ini ternyata menjadi basis perluasan ke seluruh Asia Tenggara.Usaha Kristenisasi itu dilakukan dengan segala daya, biaya peralatan yang lengkap, rencana yang masak, tehnik yang tinggi, kemauan dan kesungguhan yang mantap dan kuat, keyakinan yang mendalam serta melalui segala jalan dan saluran yang meresap dalam hampir semua aspek kehidupan manusia: sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, politik dan segala macam hiburan.
So, sebagai generasi muda yang harapannya sebagai agen perubahan dan calon pemimpin masa depan bagi nusa, bangsa, dan Agama kita tentunya. Gak etis kalo lo apatis akan hal ini, perhatikan sekitar lo dan lakukan yang terbaik !

Minggu, 26 Oktober 2014

Perbaiki kartu sim provider

Semenjak gue gak labil lagi (mungkin sekitar 3-4 tahun yang lalu), gue mulai setia dengan satu kartu. Walaupun hidup terus berubah, tingkat pendidikan juga berubah, ataupun perasaan yang juga gak tau bakal berlabuh dimana, tapi kartu sim hape gue harus tetap sama.
Jadi kartu sim hape gue yang paling gue setiain itu bernama xl, walaupun kadang gue poligami dengan kartu lain, berhubung nyokap bakal ngubungin gue yang sejak sd gak satu atap lagi dengannya (bukan dalam rangka kabur dari rumah lho ya) yang  dimana provider nyokap gue itu rivalnya xl , terus katanya udah nyaman dg providernya yang tarif-tarifnya setinggi mount Everest itu. Walaupun provider kami berdua rival, tapi sesungguhnya hubungan kami "baik-baik saja" dengan bumbu ocehan disana-sini. Kalau kata orang "Marah itu tanda sayang" (Gue udah dengar ungkapan ini dari zaman nyi roro kidul ada sampai zaman nyi roro kidul pake smartphone, belum sepenuhnya mengerti)
Lupain masalah nyi roro kidul, kembali ke sim card gue, jadi gue udah sering gonta ganti sim card, hampir semua sim card gue rasain. Mulai punya hape itu kelas 4 sd, nah gue pake kartu temennya si joker dan king, gue inget banget dengan promonya kirim 100 sms gratis 100 sms (dalam satu bulan), saat itu gue bingung sms siapa, akhirnya gue kirim pesan gambar ke banyak orang supaya bisa ngerasain yang namanya sms gratis, gue bego? Setuju gue juga ngerasa gitu. Akhirnya gue bosan dan gak pake hape lagi.
Smp, gue sekolahnya rajin bgt, dari pagi sampai jam 2, jam 3 pergi lagi dengan sepeda kesayangan gue, sampe-sampe kalau gue berdiri di papan tulis (blackboard), temen2 gue langsung kehilangan gue, dan kalau gak segera pindah, bakal dilaporin ke kantor polisi kali yak. Dan saat sibuk itu gue pakenya im3, anak gahol gitu lho, sampe-sampe kriting tu tangan gak henti2 sms. Soalnya saat itu whatsapp belum ada, jadi masih musimnya sendall (baca: sen ol), ribet banget, sampe2 saat gue mau bikin kuis, itu gue perlu sendall, ahahaha.
Lalu semuanya berubah ketika gue kelas 2 sma, punya android. Mulai beli yang unlimitednya provider nyokap, asik sih 2 hari awal, ngebut muke gile, mbps mainannya, eh selanjutnya mulai melambat. Sampai kayak siput yang lagi jalan terus siputnya salah urat dan keseleo. Akhirnya gak tahan dengan yang beginian, gue putusin cobain xl, nah gue suka banget dg promonya, lupa sih apa. Tapi kayaknya gak kepake, soalnya dirumah ada wifi, jadi betah banget gue dirumah. Terus yang paling gue suka itu paket 12 gb nya. 11 gb jam 00-12, 1 gb nya jam 12.01-23.59. Bisa streaming semampu gue.
Oke, kembali ke masa kini. Hape gue akhirnya ganti lagi, dan saat gue ganti, kartu nya itu musti micro-sim, kesalahan gue saat liburan kemarin adalah saat gue lagi di kampung nyokap yang signalnya kayak lampu kuning  tungg di jalan raya. Hilang timbul gitu, trus gue minta bokap buat potongin kartu, lah, alat potongnya kagak ada, counter? Boro-boro counter, nyari pulsa aja susah. Dan we did it! Bokap gue berhasil, dan gue juga berhasil. . . menunggu (menunggu itu juga hal yang berat bro). Dan kebaca deh, di hape note 3 super best king copy gue.
Setelah beberapa bulan, gue mulai bosan dan beli yang baru, tapi dihape ini sensitif bgt, dia ga mau terima sim-card selain potongan sempurna. Anjrit! Gue pun kehilangan komunikasi untuk satu minggu, walaupun udah gue share kartu gue gak aktif di sosmed, tapi masih aja yang ngubungin gue.
Akhirnya, hari sabtu yang bertepatan dengan 1 muharram (btw, happy new islamic year yo") dengan tenaga dalam ektra gue berhasil bangun dari kasur(semalam suntuk gue kan verif sampe jam 12 malem). Gue mandi, terus berangkat ke kos pote, dia masih nyaman dengan kasurnya, pantesan bbm gue gak dibales, masih ngorok rupanya, dan kepaksa gue berangkat sendiri dg motornya pote. Gue gunain gps gue, tepatnya aplikasi waze (recommended deh), dan gue berhasil nyampe ke counter xl pusat jam 10.30.
Tapi kok palangnya masih dipasang ? Gue baca disana ada secarik kertas "dalam rangka tahun baru hijriyah, counter xl akan buka jam 13.00" . Asem !
Gue bingung, kalau gue pulang, habis di bensin, bisa dikempesin gue sama pote. Akhirnya gue jalan dikit ketemu pecel madiun. Dan kebetulan belum makan pagi juga, akhirnya gue makan, dan setelah gue menye2 sendirian selama 30 menit, akhirnya gue mutusin buat jalan2 di malioboro.
Belum ke jogja namanya kalau belum ke malioboro. Berangkat dari pernyataan itu gue pun kesana. Karena gue udah punya baju jogja + hari sedang terik, gue putusin buat ke ramayana. Lumayan, ngadem. Dan berhubung mata gue sensitif liat barang bagus, plus sedang cuci gudang, gue beli barang juga akhirnya (bisa di habisin deh gue sama nyokap). Dari 600k-an bisa 200k-an untung toh? Ya walaupun gue yakin mereka sudah naikin itu harga sebelumnya, tapi gue juga lagi butuh, tas punya gue udah lusuh minta diganti.
Dan setelah gue sholat zuhur, gue lapar lagi, lihat ada bakso disamping ramayana, gue mutusin buat makan, gue tanya harganya terlebib dahulu (tips, supaya gak kejebak) kata masnya 10k. Oke, gue tunggu, setelah sampai, muke gile!!! itu bakso apa cemilan, dikit banget, jadi kalau kalian lagi lapar. Sebaiknya tahan dulu, jangan belanja disono, sayang duit dan sayang perut bro!
Jam menunjukkan hampir jam satu, gue langsung cabut ke parkiran, di dompet ada 50k, 10k, seribu, dan 500. Nah, biasanya  1500 kan, trus gue kasih ke masnya. Trus masnya bilang "2rb mas". Anjrit, ini kapan naiknya coba? Jokowi aja naikin bbm november entar, ini parkir udah naik aja. Akhirnya gue kasih 10k tercinta gue, dan dia gak ada kembalian, gue bersorak dalam hati ! Eh, masnya malah nyetop pengemis ibu2 ditengah jalan. Terus tuker duit, muke gila, itu recehan bung ! 10rb gue mulai dituker dan mulai dihitung perlogam 1..2..3..10, dan gue diserahin 8 dari 10 logam itu. Muke gile, belum selesai gue kaget, si pengemis malah minta uangnya lagi. Gak etis banget. Tapi daripada gue dosa ngomong yang enggak2, gue langsung cus berangkat ke xl.
And finally, di sana gue nunggu bentar, barang 1-3 menit diantrian, dan ketemu dg petugasnya, gue ceritain lah kejadian diatas minus belanja gue, pengalaman provider, dan ttg tukang parkir plus pengemisnya tadi. Lalu mbaknya bilang "tidak ada masalah dg identitasnya, sesuai dg ktp mas aldy (walau nama gue dsitu Aldy novaldy sih), dan mas aldy juga tidak dikenakan biaya, karena termasuk member xl star (gak ngerti gue, apa maksudnya gue artisnya xl atau gimana), tunggu sebentar". Setelah gue nunggu bentar, mbaknya bilang "maaf mas aldy, phonebooknya tidak bisa di copy, alatnya sedang rusak, tapi pulsa mas aldy masih tetap kok, ini ada senilai 38 rupiah (perlu disebutin apaahhh!)". Gak mau harga diri gue di injek gue tanya "trus paketan saya masih ada mbak?". Mbaknya lihat monitor trus bilang "mmm.. oh iya ada paketan unlimited". Setelah semua kembali berfungsi, gue pun pergi dari sana.
Dan berhubung gue sahabat yang baik dan tau diri, gue isiin itu bensin, dan pulang dg jalanan macet, syukur gue ahli nyelip-nyelip. Dan sms-sms juga langsung berdatangan, maklum selebriti, yah walaupun sms perintah untuk menghadiri ini dan itu.
Capek nih, dan juga berhubung masjid sebelah kos udah berkumandang adzan, sampai disini dulu. Oke, bye !

Jumat, 24 Oktober 2014

Indahnya sakit flu

Nah, akhirnya ketemu lagi. Sudah lama banget rasanya, gue bingung banget akhir-akhir ini tidur rasa terus terjaga, mandi rasa tak basah (parah bgt kalau ini yak), tepatnya saat ngelakuin apapun rasanya serba salah, serba gak nyaman, akhirnya gue sadar setelah sekumpulan air kental keluar dengan syahdunya dari hidung gua.

Pagi senin,  19 oktober gua terkejut tingkat dewa, badan kurus gue rasanya masih mau bermesraan dengan kasur, oh NO !!! It's monday! Yak, dan selanjutnya gua bawain kaki yang lemah nan tak berdaya ini buat ngampus buat ketemu dengan kalkulus multivariabel. Lagi-lagi baris pertama di kelas gue itu baris ketiga, otomatis gua kaum adam semakin hampir kebelakang, Dosen gue mulai ngejelasin, bla. . . bla. . . . mana proyektor nya nampilin gambar miring, otak gue miring, kesehatan gue juga, lengkap !

Selasa, 20 oktober, panas badan semakin tinggi. paling enak rasanya buat guling-guling gajelas dikasur, tapi gue baru ingat ini hari selasa, dan hari selasa berarti gue harus nyuci baju yang sudah setinggi gunung merapi. Akhirnya, selesai dengan badan-badan pegal tingkat dewa, tapi sorenya musyrif gue dateng jenguk dan bawain makanan kesukaan gue, soto plus air 2 botol mineral gede. Gue memang sering dibilang onta.

Rabu, 21 Oktober, asyik panas badan sudah turun, tapi pilek masih setia menemani, 50% hidung gue penuh dengan cairan itu, ya cairan itu. Dan hari ini gue juga punya tugas jadi asprak, yah lumayanlah sukses buat maba jadi jantungan karena mendeklarasikan laporan mereka satu-persatu, bahkan mungkin kalau mereka kebelet boker gak bakal niat lagi, gue emang dahsyat kalau hal yang beginian

Kamis, 22 Oktober. Hari ini gue mesti ON TIME, soalnya ada dosen yang disiplinnya tingkat dewa, di jadwal kuliah itu jam 7, dosennya jam 6 udah nyampe, gue curiga bapaknya gak sempat nyampo duluk. Di sela-sela yang menyenangkan, eyang terus menjelaskan dengan sukses, selama eyang menjelaskan, temen gue dengan sigapnya foto pose-pose terbaik nya(foto eyang), tapi mungkin gua kualat, gak tau kenapa saat gua ngerumpi bareng randi ngatain kalau slide kelompok didepan itu putih dan gak berwar, tiba-tiba eyang nyelonong bilang "hey kamu, bilang aja kedepan,' slide kamu itu jelek, anak kuliah kok gak bisa bikin slide', bilang aja gitu", wah bisa disetrika kalau gue bilang gitu, eh saat gue gak bilang gitu, eyang malah bilang kalau gue bilang gitu, abis gue ! dilanjutin dengan mengajar maba di jam sorenya, tapi malamnya gue langsung tepar tak berbunyi, sepi senyap.

Jumat, 23 Oktober. Bertepatan dengan hari ini, gue 90% sudah sembuh, minggu ini lumayan berat, tapi berhubung besok libur yang walaupun gak ada bedanya karena gak punya jadwal, gua wajib seneng. ini hari yang padat, paginya saja sudah bertemu dengan teknik sampling yang diajarin sama dosen yang mudanya kagak ketulungan, gua aja perlu sepersekian detik untuk bedain dia dengan mahasiswi yang lain, baik bajunya, stylenya, mukanya, bicaranya, bahkan ketawanya 100% super king best copy mahasiswa. Yak, seraya ngerjain tugas b.indo yang malam tadi tertidur lelap gua membagi fokus, dan itu susah banget. Akhirnya selesai tugas gue dengan apa adanya dan ngerti materi apa adanya, aaah andai saja gue punya otaknya albert einstein atau da vinci gitu biar di film kan, dapat nobel, terkenal, dan bisa ngertiin ini materi dengan sekali lihat. Setelah selesai tetek-bengek nya teknik sampling gue nganter tugas b.indo seraya absen yang katanya hari ini mata kuliah bakal kosong.
Malamnya, tepatnya malam ini gue mulai ikut verif buat makrab (malam keakraban), takut sih dimarahin sama koor gue, eh nyatanya gue malah diterimakasihan sama koor gue udah dateng, uh koor gue emang numero uno deh, lalu tadi dia cerita kalau hape nya ilang, ckckck, dasar maling tidak tau diri, tapi dengan hilangnya hape mbak desi ini, dia jadi lebih ramah dan tidak galak lagi, dia juga cerita katanya lebih dekat dengan Tuhan (semenjak BBM gak ada masuk, jadi sholat sunnah mulu kali yak). Terus ini, kalau verifikasi banyak kejadian yang lucu-lucu. Ada yang sibuk sendiri dengan smartphonenya yang mungkin lebih pinter dari penggunanya, ada yang ngerumpi, bahkan sempat-sempat ada yang bawa tongsis buat selfie, ada juga yang ga makan henti-henti (trus kemudian hari nyeletuk "kok badan gue gendutan??? salah gue apa? kenapa?" sambil showeran. Ada juga yang setengah tidur (gua gak kebayang rasanya gimana, mungkin sama halnya dengan orang yang lagi dengerin khutbah jumat), trus saat ini DPM nya mulai nyeletuk marah gara-gara perbandingan antara orang yang serius dan yang tidak itu 1:10. Udah dulu deh, kita lihat nanti aja gimana jadinya

Sabtu, 19 April 2014

Menjadi Mahasiswa Yang Ideal ???

Hidup adalah sebuh pilihan, bila itu tidak dalam kebaikan maka itu adalah sebuah kemungkaran.

Menjadi mahasiswa yang IDEAL?
katanya :
- mahasiswa yang pengetahuan agamanya biasa aja (maksudnya??? lha halal haram aja gak tau, itu disebut BIASA?!)

- Kajian saat momen yang gede-gede aja (antum kira itu cukup menjawab problematika kehidupan kita sehari-hari?! Kagak ding !)

- Sholat boleh bolong-bolong, yang penting sholat. (Sholat adalah kewajiban utama kita sebagai muslim, bolong-bolong? yang boleh bolong-bolong itu hanya sholat sunah ya)

- Pacaran ( -_- mulai deh, Apakah MAKSIAT adalah suatu hal yang IDEAL dan WAJAR, 'Pacarannya gak ngapa-ngapain kok', kalau gak ngapa-ngapain, ngapain antum pacaran??? )

- Cukup ikut Himpunan Mahasiswa saja ( Tidak cukup ! Antum kira perjuangan pada himpunan mahasiswa tanpa masuk Lembaga Dakwah itu IDEAL? Gak ! Rasulullah saw saja bersabda : "Barangsiapa yang terbangun di pagi hari kemudian dia tidak memikirkan umatku., maka dia bukan termasuk umatku" (al-Hadits). Situ masih mau di akuin sebagai umat Rasul atau kagak???)

- Pake Hijab yang biasa aja, kerudung pendek + celana (Memakai Hijab syar'i bukan untuk orang yang sempurna namun untuk orang yang taat, terus antum mau bilang kalau orang yang TIDAK TAAT adalah IDEAL???)

- Menyontek (Akh, Ukh, Cobalah untuk JUJUR dari sekarang, kalau sudah mulai dari sekarang sudah nyontek, Gedenya mau jadi apa ? koruptor ? Apakah masih IDEAL???)

- Yang meneriakan dengan Lantang "HIDUP MAHASISWA !!!" ( Bangga kamu jadi mahasiswa?! antum gak selamanya menjadi mahasiswa, giliran disuruh TAKBIR ! , jawabannya malah 'gua bukan Teroris', apakah perkataan "HIDUP MAHASISWA" Lebih IDEAL daripada "ALLAHU AKBAR")

Wahai mahasiswa, yang katanya adalah kaum intelektual, yang katanya sangat kritis dalam segala hal, yang katanya adalah agent of change, perhatikanlah segala hal tindakan antum semua, lihat hingga sampai ke akar.

Ingat, jika itu bukan sebuah kebaikan maka itu adalah sebuah kemungkaran